Secure Your Business With Backup Cyber Protection On Data Center Indonesia

Backup & Proteksi Data Anda Sekarang, Yuk Dapatkan Informasi Bagaimana Meningkatkan Keamanan Data Anda  Dengan Backup & Proteksi Dari Acronis Yang Berfungsi Melindungi Data Dari  Serangan Malware, Ransomware, Human Error Dll

Click the link down below to secure your spot

REGISTER! or Scan the cube down there!

Do it now cause:

  • Limited seat, only up to 100 seat
  • Featuring GTN Data Center, Tjetjep Dharmawan as the Chief Sales and Marketing Officer
  • An opportunity to become Acronis Reseller
  • and not to mention, there will be an interesting Doorprize

GTN Raih Sertifikasi Rated 3 Constructed Facilities

Jakarta, 25 Juni 2020 – Sebagai perusahaan data center lokal, PT Graha Teknologi Nusantara (GTN), bagian dari PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) dan joint venture (usaha patungan) dengan Mitsui & Co., Ltd, dengan kompetensi pada layanan pengoperasian dan pengelolaan Data Center, mengumumkan keberhasilan GTN Data Center dalam meraih Certificate of Conformance Constructed Facilities ANSI/TIA-942-B:2017 Rated 3 di Indonesia dari Enterprise Product Integration Pte Ltd (EPI), Singapura.

Keberhasilan ini menjadi catatan bersejarah bagi GTN Data Center karena proses sertifikasi ini pada tahap akhirnya memasuki periode pandemi virus korona yang terjadi secara global dan menjadi ujian bagi operasional sebagai data center yang siap setiap saat.

Peresmian serah terima sertifikat antara perwakilan EPI di Singapura dengan perwakilan GTN di Jakarta terbilang unik karena dilakukan secara online dengan pertimbangan kondisi pandemi Covid-19 dan berlakunya masa transisi PSBB di Jakarta dan sekitarnya. Seremoni disaksikan oleh mitra bisnis yang hadir melalui aplikasi online meeting.

Sertifikasi ANSI/TIA-942-B:2017 ini memperbaharui sertifikasi ANSI/TIA-942:2014 yang telah dimiliki sebelumnya untuk desain. Pencapaian ini seperti tongkat estafet bahwa elemen penting dari sisi infrastruktur di GTN Data Center telah memenuhi rancang bangun data center kelas dunia untuk arsitektur, mekanik, listrik, dan telekomunikasi.

Kesan dan Pesan dari CEO GTN dan EPI

“Kami berhasil peroleh sertifikasi berskala internasional ini pada waktu yang tepat seiring meningkatnya permintaan dari pelanggan atas layanan data center yang telah tersertifikasi dari sisi fasilitas. Dan kami sangat bangga dengan pencapaian ini, apalagi ini untuk kategori data center besar,” kata Wahyudi Chandra, CEO Graha Teknologi Nusantara.

“Hal ini membuktikan bahwa infrastruktur yang disediakan oleh GTN adalah salah satu fasilitas dan layanan terbaik bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam upaya bertransformasi secara digital. Pelanggan kami tidak perlu kuatir akan jaminan keamanan dari layanan GTN Data Center karena kami menerapkan standar kualitas yang ketat,” tambah Wahyudi.

“Dengan Sertifikasi Fasilitas TIA-942, GTN Data Center menunjukkan komitmen total terhadap para pelanggannya dengan memastikan bahwa GTN Data Center diberi penilaian dan disertifikasi berdasarkan standar fasilitas pusat data global terkemuka. Ketika pelanggan menempatkan infrastruktur mission critical mereka dengan GTN, mereka punya keyakinan bahwa infrastruktur mereka terlindungi oleh langkah-langkah keamanan yang kuat serta infrastruktur yang terpelihara berdasarkan TIA-942. Ini artinya, GTN Data Center dapat menjalani segala bentuk pemeliharaan tanpa perlu berhenti, yang sepenuhnya mendukung operasi 24×7. GTN memilih sertifikasi standar TIA-942 yang terakreditasi karena tidak hanya menyasar sistem kelistrikan dan mekanis tetapi juga telekomunikasi, keselamatan dari kebakaran dan faktor-faktor penting lainnya untuk infrastruktur mission critical dengan ketersediaan tinggi, ” kata Edward van Leent, Chairman & CEO, EPI Group of Companies.

Ucapan Selamat dari Para Mitra Bisnis

Berikut ulasan dari perusahaan-perusahaan yang sudah menjalin hubungan kerja dengan GTN Data Center.

“Berdasarkan pengalaman kami dalam menggunakan layanan GTN, kami mendapatkan layanan dari team GTN yang sangat responsif dan kooperatif, mulai dari, pembahasan kebutuhan, pendaftaran, perijinan masuk, pendampingan, ketersediaan fasilitas ruang pendukung seperti, ruang meeting dan Break Room, hingga dukungan yang diberikan ketika masuk ke fase operasional, termasuk juga penerapan prosedur operasi standar yang dilaksanakan secara konsisten.”

“Semoga di masa mendatang, GTN terus meningkatkan kualitas pelayanan. Bravo GTN!

Yohanes Liauw, President Director PT IDX Solusi Teknologi Informasi

 

“Kami mengucapkan selamat atas pencapaian GTN yang berhasil memperoleh sertifikasi Rated 3 untuk Conformance Constructed Facilities, sertifikasi ini membuktikan kegigihan GTN dalam menjaga dan mengoptimalkan pelayanan. Kami berharap pencapaian ini membawa GTN lebih handal dan terpercaya, sehingga kolaborasi kami dengan GTN dapat terus berkembang.”

“Selamat dan Sukses kepada Team GTN dan seluruh Jajaran Direksi!”

Agung Satya Wiguna, Enterprise Sales Director PT Linknet Tbk.

 

“Terima kasih! Kepada GTN yang selama ini telah memberikan effort dan layanan terbaik mereka sebagai penyedia jasa / layanan Colocation bagi perangkat dan server kami.” “Sehingga kami tidak perlu terjebak kepada semua keruwetan yang harus dihadapi sebagai praktisi IT. Terimakasih kepada GTN, terus maju dan sukses selalu!”

Korynsan, Senior IT Manager PT WEHA Transportasi Indonesia

 

“Sudah melayani certified customer sejak 2016, tapi per hari ini, EPI, client GTN akan lebih dipastikan lagi bahwa mereka tetap memakai operation Data Center yang beracuan international, bahkan sampai ke Facility Architechture, Mechanical Electrical, Telecommunication, juga per hari ini sudah mendapatkan certification baru dari Certification Rated 3 Facility by TIA.”

“Kami melihat kesungguhan pihak GTN melanjutkan misinya untuk menjadikan The Preferred Data Center Company for the all of their client tetap exist dalam pelayanan Colocation dan Disaster Recovery Centernya.”

Tjendradjaja Tungga, President Director PT Data Center Integrasi

 

Kiprah Data Center Lokal

GTN Data Center membangun kiprahnya di industri data center lokal dengan kajian dan penerapan standar internasional yang komprehensif ini sejak awal, sehingga keunggulan operasional tetap berada di performa terbaik. Komunitas bisnis dan mitra potensial juga menyampaikan adanya kebutuhan untuk memiliki tolok ukur yang jelas tentang penentuan kualitas fasilitas yang ada.

Dalam memberikan layanan yang andal dan stabil di era digital ini, penempatan perangkat keras dan perangkat lunak komputasi merupakan persyaratan mendasar yang wajib disertai dengan penawaran kompetitif dengan kapasitas besar dan efisiensi dalam mengelola dan memonitor sistem secara fisik. Penempatan data dalam perangkat keras dan komputasi awan juga bergantung pada keberadaan data center.

Infrastruktur Fisik GTN Data Center

Berdiri di atas lahan seluas 15.000 meter persegi, GTN Data Center sudah siap untuk “hyperscale computing” dengan instalasi yang tersedia di gedung dua lantai berkapasitas 2.000 rak server. Layanan GTN Data Center terus dijaga standar dan kualitasnya untuk memenuhi kebutuhan pengguna dari berbagai sektor industri dengan permintaan daya komputasi yang tinggi.

GTN Data Center juga menerapkan sistem keamanan teruji dari SECOM, yang merupakan standar sistem keamanan di Jepang. Kehadiran teknologi ramah lingkungan yang diterapkan di GTN Data Center adalah Cold Aisle Containment System (CACS) yang terbukti optimal dalam pendinginan perangkat di dalam rak.

Selain dua teknologi ini, GTN Data Center juga menggunakan DRUPS (Diesel Rotary Uninterruptible Power Supply), yang memberikan daya listrik cadangan terhadap dua sumber listrik utama yang redundan dan aktif bersamaan.

Semua fasilitas ini memberikan kepastian dan kenyamanan bagi para pelanggan serta memastikan kinerja perangkat TI dalam menunjang kegiatan operasionalnya.

Hasil Uji Coba II 2019 di GTN Data Center Dengan Tingkat Keberhasilan Seratus Persen

Pada Selasa, 22 Oktober 2019, GTN Data Center kembali melakukan uji coba kelistrikan yang kedua kalinya untuk tahun berjalan. Segenap tim operasional Data Center dan vendor bekerja sama secara simultan untuk mendukung sepenuhnya seluruh aspek pelaksanaan. Dalam uji coba kelistrikan ini, operator di berbagai titik di Data Center melakukan pengujian dan pengamatan dengan 6 skenario power failure. Sumber daya listrik utama dengan sengaja dimatikan untuk memastikan bahwa sistem power back-up GTN berfungsi sempurna dalam hal kejadian terputusnya suplai listrik dan menjamin operasional Data Center berfungsi normal.

 

Gambar 1. Bapak Aditya Dharma memberikan kata sambutan

 

Pada uji coba kelistrikan kali ini, GTN mengundang 22 orang dari 9 perusahaan untuk menyaksikan kegiatan secara langsung. Acara dimulai pukul 9.30 pagi dengan penyambutan dan verifikasi ID para peserta di pos keamanan. Selanjutnya, para peserta diarahkan ke ruangan BCP (Business Continuity Plan) untuk menyaksikan uji coba kelistrikan melalui Live Video dan CCTV yang ditayangkan di layar. Bapak Aditya Dharma selaku Head of Operation dan Bapak Tjetjep Dharmawan selaku Head of Sales memberikan kata sambutan singkat kepada para peserta dan menjelaskan agenda uji coba kelistrikan dengan jelas.

 

Gambar 2. Para Peserta Uji Coba Kelistrikan

 

Ada 6 skenario power failure yang diujicobakan secara bergantian dalam rentang waktu beberapa jam. Semua skenario tersebut dijalankan secara teliti oleh tim operasional GTN Data Center dan para peserta menyaksikan sendiri kondisi operasional di lapangan dari ruangan BCP. Pada skenario pemungkas, GTN melakukan pemadaman dua sumber listrik utama, yaitu Cikarang Listrindo Jababeka dan Cikarang Listrindo MM2100 dan sepenuhnya mengandalkan sumber listrik cadangan dari DRUPS (Diesel Rotary Uninterruptible Power Supply) yang berada di kompleks Data Center. Ketika kondisi di atas sedang berlangsung, para peserta uji coba dipandu menuju Data Hall atau ruangan server untuk melihat secara langsung bahwa pada worst case scenario sekalipun, GTN memastikan perangkat dari customer tetap pada keadaan normal dan berfungsi secara penuh tanpa adanya interupsi pada IT Load. Sistem pendinginan juga berjalan biasa, yang ditunjukkan oleh indikator yang berada dalam batas normal.

 

Sebagai penutup kegiatan ini, para peserta diajak untuk menikmati santap siang bersama di Hotel Harper Cikarang.

Gambar 3. Makan Siang Bersama Para Peserta dan Tim dari GTN

 

Dengan selesainya uji coba di Oktober 2019 ini membuktikan bahwa dalam 5 kali pengujian, GTN Data Center berhasil mempertahankan keadaan pusat data yang tetap berfungsi dengan baik dalam keadaan terburuk sekalipun. Keamanan Data Center dan seluruh CCTV, Perimeter Detection, Road Blocker, dan Access System juga dipastikan berfungsi secara menyeluruh saat blackout test.

GTN sebagai perusahaan operator Data Center yakin uji coba kelistrikan dengan 6 skenario power failure yang dilakukan rutin dalam setahun dua kali ini akan meminimalisir terjadinya pemadaman listrik yang terjadi karena malfungsi dan juga karena hal-hal yang tidak dapat diprediksi.
Dengan demikian, para customer akan selalu mendapatkan SLA power contingency yang sempurna selama menggunakan layanan dari GTN Data Center.

Kolaborasi GTN Data Center dan Cloudmatika di Indonesia Cloud and Data Center 2019

Setelah sukses mengadakan acara Singapore Cloud & Data Center Convention 2019 di ajang Sand Expo Center pada 11 Juli 2019, W.Media kembali mempersembahkan rangkaian konferensi bisnis cloud ke Indonesia pada Kamis, 5 September 2019, bertempat di Shangri-La Hotel Jakarta.
Event seperti IDCDC 2019 ini merupakan ajang untuk mempertemukan para praktisi di industri TI untuk mendapatkan wawasan dan adopsi teknologi tepat guna dan antisipasi tren bisnis dan konsumen di ranah digital.
Dengan mengusung tajuk Indonesia Cloud & Data Center Convention (IDCDC) 2019, acara ini menjadi ajang berkumpul dan bertukar pikiran untuk para pelaku bisnis di industri Cloud Computing dan Data Center di Indonesia.
Beberapa nama-nama besar yang sudah malang melintang di bisnis Cloud dan Data Center berpartisipasi aktif dapat ditemui sekaligus menjadi nara sumber di acara IDCDC 2019 kali ini.
Sebagai salah satu peserta konvensi ini adalah Cloudmatika (PT Awan Solusi Informatika), salah satu cloud service provider terkemuka di Indonesia, yang sudah memiliki lebih dari 18 tahun pengalaman di bidang infrastruktur TI termasuk yang terkini sekarang ini, solusi Cloud Computing.

Gambar 1. Booth Cloudmatika di IDCDC 2019

Bertepatan dengan event ini, kerjasama antara GTN Data Center (PT Graha Teknologi Nusantara) dan Cloudmatika yang terjalin baik, pada kesempatan kali ini GTN juga turut hadir memeriahkan booth Cloudmatika di acara IDCDC 2019 ini dengan tujuan untuk interaksi langsung dengan para professional dari berbagai segmen / bidang teknologi informasi yang hadir pada hari itu.
Selama ini, GTN Data Center dan Cloudmatika sudah melakukan kolaborasi strategis untuk mitra klien yang beroperasi di fasilitas colocation GTN di Cikarang dan menggunakan solusi pendukung yang berkaitan dengan managed cloud and managed service, termasuk back-up and disaster recovery.
Dengan perkiraan ada 1.000 professional senior dan pebisnis yang hadir pada acara IDCDC 2019, event ini menjadi ajang bagi beberapa perusahaan terkemuka untuk memeriahkannya dengan pengenalan atau pun launching produk maupun solusi melalui kolaborasi beberapa pemain industri teknologi ternama di Indonesia.
Tidak sekedar ajang pameran produk dan solusi aplikasi mutakhir yang mendukung aspek operasional data center dan aplikasi cloud, event tersebut juga menjadi ajang sharing oleh lebih dari 30 pakar teknologi di Indonesia, salah satunya Ted Hilbert CEO dari Cloudmatika, termasuk sebagai nara sumber dalam debat bertema “Is Migrating to Cloud Cost Effective?”.
Cloudmatika juga melakukan live demo untuk inovasi yang disebut Acronis DRaaS (Disaster Recovery as a Service) sebagai kemudahan untuk melakukan receovery server di Cloud dengan cepat dan mudah.

Gambar 2. Team Cloudmatika dan GTN di acara IDCDC 2019

Forum diskusi terbuka memang menjadi highlight acara tersebut, dimana ragam topik yang dibahas adalah topik-topik anyar, yang sedang tren di dunia cloud computing dan data center, hingga perkembangan teknologi di mancanegara.
Dalam case study session dan panel discussion membahas mulai dari regulasi, inovasi, transformasi digital dan cybersecurity dan juga talent development yang diusung oleh asosiasi yang aktif bergerak bersama dengan anggota-anggotanya (profesional dan perusahaan) yang akan membantu para profesional IT untuk membantu bisnis dan perusahaan mereka menjadi lebih baik, dan yang paling penting adalah meningkatkan efektifitas dalam pekerjaan.

Trading Market di Era Digital 4.0

– Apakah para Anggota Bursa siap menghadapinya ?

Pada tanggal 16 May 2019, bertempat di Main Ballroom Gedung Indonesia Stock Exchange, Jakarta, diadakan seminar singkat terkait perkembangan Industri 4.0 untuk para perusahaan Anggota Bursa (AB). Acara yang diadakan oleh PT Linknet Tbk., dan didukung oleh PT Bursa Efek Indonesia (IDX) dan PT Graha Teknologi Indonesia (GTN Data Center) itu mengundang pakar Teknologi Informasi (TI), Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc, MBA, Mphil, MA. Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Resiko Bursa Efek Indonesia yaitu bapak Fithri Hadi dan sambutan dari Presiden Direktur PT. Linknet Tbk yaitu Bapak Marlo Budiman.

Gambar 1. Sambutan dari Bapak Marlo Budiman selaku President Direktur dari PT Linknet Tbk

Prof. Eko, begitu panggilannya, adalah seorang pakar teknologi yang berbakat. Tak hanya sebagai pakar, narasumber berbagai seminar, ia juga seorang akademisi sekaligus penulis puluhan judul buku dan ratusan jurnal ilmiah yang telah dipublikasikan tingkat nasional maupun internasional. Pada seminar kali ini, beliau menjelaskan bahwa ada begitu banyak jenis risiko yang bisa menyebabkan suatu perusahaan stagnan. Salah satu risiko terbesar dari suatu perusahaan adalah jika tidak belajar dan melakukan adaptasi terhadap perubahan, karena segala sesuatu itu berubah, baik itu dunia, pasar, industri, customer, maupun kompetitor. Kesiapan menghadapi dan menyikapi perubahan itu harus menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam menjalankan bisnisnya, apalagi di era transformasi digital yang bergerak sangat cepat saat ini.

Pada saat segala sesuatu serba digital, infrastruktur merupakan hal yang penting pada suatu ekosistem di era digital 4.0. Ekosistem tersebut mencakup mobile computing, media social, cloud computing, internet of things (IoT), machine learning, blockchain, dan lain sebagainya. Ekosistem ini akan bisa berfungsi dengan baik jika ditunjang oleh infrastruktur yang mumpuni. Data center yang stabil dan secure adalah salah satu prasyarat utama.

Segala keterbukaan informasi yang terjadi pada ekosistem pada era digital 4.0 tentunya menimbulkan kekhawatiran mengenai security. Apalagi kini piranti untuk menyadap data dapat diperoleh dengan mudah dan murah. Demikian juga barang yang berkaitan dengan teknologi informasi, walaupun bermanfaat, tetap ada risikonya. Oleh karena itu setiap perusahaan juga harus menganggarkan dana terkait dengan security atau keamanan untuk perlindungan data perusahaan itu sendiri. Dengan didukung security dan infrastruktur yang mumpuni, transformasi digital akan berjalan dengan baik. Adanya dukungan dari Data Center yang memiliki kredibilitas yang tinggi, akan membuat Transformasi Digital sebuah perusahaan minim dari adanya security breach dan human error. Pastikan semua transformasi berjalan di ekosistem yang baik dan memadai. Data Center sebagai “backbone” dari Industri 4.0, dimana sebuah organisasi yang ingin bertransformasi harus siap melakukan investasi pada high performance infrastructure.

Gambar 2. Seminar Singkat dari Prof Dr. Ir. R. Eko Indrajit.

Selagi Industri 4.0 semakin matang, kebutuhan akan Data Center juga semakin meningkat. Jika kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan, setidaknya kita harus menjadi Future-Proof yang fleksibel dan dapat beradaptasi. Trading Market di Era Digital 4.0 mengutamakan para perusahaan anggota bursa menjadi lebih waspada dan menjadi lebih “agile” (=Lincah) dalam beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, termasuk juga penggunaan infrastruktur yang mumpuni.

Gambar 3. Tamu Pembicara Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit bersama dengan pak Agung Satya Wiguna (Director of Enterprise Sale PT. Linknet TBK) dan Bapak Marlo Budiman (CEO PT. Linknet TBK)

GTN Data Center adalah sebuah perusahaan penyedia colocation data center di Jakarta yang mampu memberikan layanan optimal dan daya dukung maksimal terhadap kebutuhan seluruh penggunanya menghadapi transformasi digital Industri 4.0. GTN juga merupakan salah satu data center terbaik Indonesia yang sudah memberikan layanan selama lebih dari 3 tahun dan berhasil mencapai perjanjian tingkat layanan 100% selama beroperasi. Artikel terkait: Hasil Uji Coba GTN Data Center Di Awal Tahun 2019.

Gambar 4. Foto Bersama Seluruh Peserta Buka Bersama Linknet & Bursa Efek Indonesia.

Acara rutin tahunan yang dikhususkan pada para perusahaan pialang saham kali ini dikemas dalam technology update dan bernuansa sangat mengalir dengan canda tawa dari para peserta serta dimeriahkan dengan pembagian door prize dan buka puasa bersama. Salah satu peserta acara bapak Tjetjep dari PT. Korea Investment & Sekuritas Indonesia sangat mendukung penuh adanya acara ini setiap tahunnya, beliau memberikan kesan-kesannya, “Tradisi yang harus dipertahankan, karena selain menjadi ajang silahturahmi dengan teman-teman sesama AB , acara juga menarik karena dikemas dengan mini seminar yang membahas perkembangan teknologi terbaru, sehingga semakin menambah wawasan kami. Dan yang paling penting banjir Doorprize.” Adapun kegiatan promo yang diberikan oleh GTN adalah layanan Free Local Internet sampai dengan 1 GBPS kepada pada anggota bursa tersebut.

Hasil Uji Coba GTN Data Center Di Awal Tahun 2019

Data Center adalah sebuah fasilitas yang memiliki mission critical environment yang tinggi, dimana kegagalan yang menyangkut listrik bukanlah sebuah opsi. Dengan aktifitas pemeliharaan dan pengujian yang baik dan benar dapat mengurangi resiko kegagalan listrik tersebut. Selama aktifitas pemeliharaan berlangsung, peralatan listrik akan dibersihkan, dilakukan inspeksi dan juga diuji untuk memastikan tidak ada penurunan dalam kinerja dan kondisinya.

Graha Teknologi Nusantara adalah salah satu Data Center yang memiliki keunggulan listrik terbaik, di support oleh active-active power supply dari dua power plant yang berbeda di Jababeka dan MM2100 dan 1 passive power plant di Babelan milik Cikarang Listrindo. GTN juga memiliki N+1 Genset dan UPS yang berfungsi sebagai back up. Tidak hanya mengandalkan backup yang ada, tim operasional GTN rutin melakukan uji coba fungsional yang diadakan dua kali dalam setahun yang bertujuan untuk menguji kinerja infrastruktur fisik, dimana komponen yang paling penting untuk diuji adalah adalah power(daya listrik) dan cooling (pendinginan). Uji coba ini dilakukan untuk memeriksa ketersediaan dukungan penuh pada kapasitas kVA yang ada. Faktanya, sampai saat ini GTN mampu mempertahankan SLA power hingga 100% sejak GTN resmi beroperasional di tahun 2016.

Briefing Awal sebelum tes dimulai

Gambar 1. Briefing Awal sebelum tes dimulai

Berdasarkan hasil test pada bulan April 2019 lalu, GTN Data Center menjalankan uji coba untuk yang pertamanya di tahun ini. Tim operasional GTN yang bersertifikasi dan berpengalaman di bidangnya menguji 6 skenario power failure, dimana sumber daya utama sengaja dinonaktifkan dan diganti dengan generator. Tujuan dilakukannya skenario ini adalah untuk memastikan kapasitas generator mampu menyuplai daya untuk operasional data center dan berjalan dengan aman tanpa adanya power failure dan tidak ada interupsi di sisi IT load.

Pada saat berlangsungnya skenario test, GTN Data Center selalu berhasil untuk dapat mempertahankan keadaan pusat data yang tetap berfungsi normal. Keamanan Data Center juga dipastikan berfungsi secara menyeluruh saat blackout test, seluruh CCTV, Perimeter Detection, Road Blocker, dan Access System berjalan normal, dan tidak ada interupsi pada IT Load. GTN bahkan mengundang beberapa potential customer untuk menyaksikan langsung uji coba kelistrikan pusat data GTN dan dapat melihat sendiri bahwa semua peralatan IT di dalam Data Center tetap berfungsi secara baik.

Sesi Foto Bersama

Gambar 2. Sesi Foto Bersama

GTN Data Center akan selalu menjamin keamanan dan menjamin bahwa seluruh aktifitas perangkat customer berjalan dengan sempurna tanpa adanya kendala. Tim operasional pun selalu siap untuk menghadapi worst case scenario dengan berbekal training dan juga test uji coba yang selalu dilakukan berkala tiap tahunnya. Semua dilakukan demi memberikan kenyamanan “peace of mind” sehingga customer dapat terus menjalankan operasional perusahaan tanpa harus mengkuatirkan pengamanan perangkat server mereka.

Copyright 2019 Graha Teknologi Nusantara.