Layanan Pendukung Data Center

Data center adalah sebuah bangunan fisik yang sudah memenuhi sejumlah syarat-syarat rekayasa teknik yang menjadi standar untuk menjadikannya layak untuk dilabeli atau diberikan kualifikasi yang menunjukkan daya dukung dan daya tahan infrastruktur dan fasilitas dalam operasi rutin maupun rencana cadangan untuk bencana dan/atau malfungsi.

Data center akan memberikan nilai tambah strategis dengan menyediakan layanan dukungan yang akan memudahkan mitranya untuk melakukan peningkatan teknologi TI yang bertujuan untuk kelancaran operasional bisnis.  Banyak layanan pendukung yang tercakup dalam TI. Sebut saja, 4 bagian utama yang sudah disediakan oleh GTN Data Center pemilik situs www.gtndatacenter.com, dalam hal ini, yaitu:

  1. Managed service
  2. Cross connect
  3. Cloud service
  4. Internet Exchange Service (IES).

Walaupun perusahaan data center menjadi mitra utama dengan perusahaan yang menyewa infrastruktur data center, tetapi ada beberapa jenis layanan pendukung yang mesti hadir untuk mendukung server untuk pemeliharaan, optimalisasi dan tingkat utilisasi yang efisien dan efektif dalam berbagai aspek.

Berikut adalah ulasan-ulasan untuk layanan pendukung data center:

1. Managed Service
Managed service menjadi salah satu strategi yang sudah dipakai selama ini dalam dunia TI. Tujuannya untuk melakukan alihdaya (outsourcing) fungsi dan proses dasar secara proaktif untuk peningkatan operasi dan memangkas ongkos.

Dikerjakan berdasarkan kebutuhan dan penyedia managed service hanya menagih berdasarkan pekerjaan yang dilakukan. Model kerjasama berdasarkan langganan atau kontrak dengan mengacu pada service level agreement (SLA) yang disepakati dengan berbagai matriks kualitas.

Dalam dunia TI, ada beberapa fungsi masuk dalam kategori managed service, seperti untuk utilisasi software khusus, manajemen sistem, data backup and recovery, network monitoring, management and security.

2. Cross Connect
Ini merupakan layanan yang disediakan untuk mendukung koneksi antara fasilitas-fasilitas yang ada dalam unit-unit yang terpisah atau berbeda dalam data center.

Cross connect merupakan jaringan yang menghubungkan antara closed rack unit yang ada atau pun private cage dengan perusahaan penyedia jaringan internet dalam lingkungan yang sama.
Proses transfer data juga menjadi lebih cepat dan efisien untuk perusahaan yang memiliki lebih dari satu closed rack unit ataupun private cage sebagai colocation server. Data center memiliki rangkaian cross-connect terpasang yang siap dihubungkan maupun instalasi baru sesuai dengan spesifikasi.  Interkoneksi antar server pun menjadi lebih cepat dengan menggunakan kabel UTP dan serat optik.

3. Cloud Service
Penyediaan cloud service bertujuan untuk mengelola dan menggunakan berbagai aplikasi yang berbasis cloud untuk pertumbuhan bisnis, menurunkan resiko dan biaya pada saat yang sama, dalam rangka percepatan time to value (Ttv). Tujuannya untuk menyederhanakan infrastruktur TI.

Public cloud sebagai bagian dari penyediaan infrastruktur TI yang multi-tenant, memberikan akses kepada perangkat server virtual melalui jaringan internet maupun khusus atau privat.

Private cloud bisa berjalan di data center dengan dukungan hyperconverged infrastructure menggunakan prakonfigurasi dan rack terintegrasi untuk prediksi perhitungan sumber daya listrik, pendinginan dan sebagainya, semuanya berjalan dalam perangkat TI yang terdedikasi.

4. Internet Exchange Service (IES)
GTN Data Center juga sudah mempunyai kapasitas teknis yang menunjang internet exchange service. Fasilitas ini penting untuk internet traffic exchange yang besar secara lokal dan global antara perusahaan-perusahaan penyedia jaringan, penyedia konten, dan operasi bisnis skala enterprise.

Koneksi ke dalam infrakstruktur data center melalui port akan memungkinkan sesama network untuk saling terkoneksi dan berbagi traffic, atau dikenal juga dengan istilah peering. Karena GTN Data Center adalah carrier neutral facility, maka biaya yang timbul merupakan bagian dari penawaran dan solusi yang diberikan oleh setiap network provider.

Hadir sebagai IES akan memberikan manfaat berupa beragam pilihan interkoneksi, multiple peering, dan transit agreement melalui single connection.

GTN Data Center sudah menyiapkan koneksi ke Indonesia Internet Exchange dengan kapasitas besar dan tanpa berbayar.